Wednesday, October 01, 2014
   
TEXT_SIZE

AD/ART

ANGGARAN DASAR

IKATAN ALUMNI SMA NEGERI 24 JAKARTA

ANGKATAN 1999


BAB I

NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN, JANGKA WAKTU, DAN ANGGOTA

 

Pasal 1

Nama

Organisasi ini bernama Ikatan Alumni SMA Negeri 24 Jakarta Angkatan 99, disingkat menjadi ILUNI 24’99.

 

Pasal 2

Tempat Kedudukan

Organisasi ini berkedudukan di Jakarta dan dapat membentuk perwakilan di seluruh Indonesia.

 

Pasal 3

Jangka Waktu

Organisasi ini didirikan sejak ditandatanganinya Anggaran Dasar ini dan didirikan untuk waktu yang tidak terbatas.

Pasal 4

Anggota

Organisasi ini beranggotakan seluruh Alumni SMA Negeri 24 Jakarta Angkatan 99

 

BAB II

ASAS, CIRI, SIFAT DAN LAMBANG

 

Pasal 5

Asas

Organisasi berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta dasar-dasar pemikiran anggota sebagai suatu organisasi bersama.

Pasal 6

Cırı

Organisasi ini dibentuk dari kesadaran berorganisasi dari Alumni SMA Negeri 24 Jakarta angkatan 99, sehingga yang menjadi ciri setiap anggota adalah seluruh alumni SMA 24 angkatan 99.

 

Pasal 7

Sıfat

Organisasi ini dibentuk berawal dari persamaan rasa dan jiwa pada saat menjadi siswa, sehingga organisasi ini bersifat kekeluargaan, aktif berkarya, mengembangkan potensi masing-masing anggota dan tidak mencari keuntungan financial secara pribadi.

Pasal 8

Lambang

Organisasi ini, memiliki Lambang sebagaimana tertera dalam lampiran anggaran dasar ini, yang memiliki makna dinamis, penuh ide dan gagasan yang bertanggung jawab, keteraturan serta keseimbangan dalam berorganisasi serta optimisme untuk mencapai maksud dan tujuan berorganisasi.

 

BAB III

MAKSUD DAN TUJUAN

 

Pasal 9

Maksud

Maksud didirikannya organisasi ini adalah untuk membentuk wadah tunggal dari Alumni SMA Negeri 24 Jakarta Angkatan 1999.

Pasal 10

Tujuan

Tujuan didirikannya organisasi ini, adalah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antara sesama Alumni, untuk eksistensi dan kesuksesan bersama, yang kemudian berkembang sebagai organisasi yang berkarya serta berperan untuk menciptakan kesejahteraan bagi anggota dan masyarakat umum.

Bab IV

BENTUK KEGIATAN

Pasal 11

1. Untuk mencapai tujuan diatas organisasi ini dapat melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :

a. Mengembangkan potensi dari setiap anggota;

b. Menggiatkan anggotanya untuk dapat berkarya;

c. Mensosialisasikan kegiatan anggota-anggotanya;

d. Melaksanakan reuni;

e. Mengadakan kegiatan sosial.

f. Mengadakan kegiatan dalam bentuk usaha bersama didalam berbagai bidang usaha;

2. Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut, Badan Pengurus dapat membetuk badan usaha dan atau kepanitian yang bertanggung jawab kepada Badan Pengurus;

Bab V

KEKAYAAN ORGANISASI

Pasal 12

1. Kekayaan Organisasi termuat dalam bentuk kas yang setiap waktu harus tercatat;

2. Kekayaan sebagaimana tersebut diatas dapat diperoleh dalam bentuk uang dan atau benda berwujud dan benda tidak berwujud yang dapat dinilai dengan uang, berupa :

a. Iuran wajib dari anggota;

b. Bantuan yang sifatnya tidak mengikat;

c. Sumbangan-sumbangan tetap dari pihak lain;

d. Pendapatan-pendapatan yang dihasilkan oleh usaha/kegiatan yang diselenggarakan;

e. Pendapatan-pendapatan lain yang sah yang tidak melanggar hukum dan berasal dari sumber yang halal;

3. Hal-hal yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran keuangan untuk organisasi harus dipertanggungjawabkan secara tertulis, untuk setiap 1 (satu) tahun anggaran dan pada akhir masa jabatan.

BAB VI

SUSUNAN KEPENGURUSAN

Pasal 13

Organisasi dan Kepengurusan, terdiri dari :

a. Badan Pengurus;

b. Dewan Penasihat.

BAB VII

BADAN PENGURUS

Pasal 14

Pengurus

1. Organisasi ini akan dijalankan dan diurus oleh Badan Pengurus yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris Jenderal, serta Bidang-Bidang yang dianggap perlu untuk melaksanakan maksud dan tujuan organisasi;

2. Badan Pengurus diangkat untuk masa jabatan selama 2 (dua) tahun, dan hanya dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan;

3. Setiap individu dalam Badan Pengurus dapat diberhentikan sewaktu-waktu melalui Rapat Badan Pengurus yang diusulkan dan diputuskan dalam Rapat Badan Pengurus yang dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah anggota Badan Pengurus.Para Anggota

Pasal 15

Keanggotaan

1. Keanggotaan Badan Pengurus berakhir karena :

a. Berakhirnya masa jabatan;

b. Meninggal Dunia;

c. Mengundurkan diri atas permintaan sendiri dari yang bersangkutan;

d. Diberhentikan berdasarkan Keputusan Rapat Badan Pengurus;

e. Berada dibawah pengampuan;

2. Individu Badan Pengurus yang diberhentikan seperti yang dimaksud dalam ayat 1 (satu) sub d diatas, diberi kesempatan dalam tempo 1 (satu) bulan sejak pemberhentian tersebut untuk mengajukan pembelaan diri di dalam Rapat Badan Pengurus dan Dewan Penasihat.

Pasal 16

Kewajiban

1. Badan Pengurus diwajibkan untuk bekerja sekuat tenaga untuk mencapai maksud dan tujuan organisasi dan menggunakan kekayaan organisasi, sejalan dengan ketentuan yang digariskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;

2. Badan Pengurus akan mengatur sepanjang diperlukan dalam Anggaran Rumah Tangga, peraturan-peraturan, pelaksanaan dan/atau pasal-pasal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini dan membuat serta menyusun peraturan yang diperlukan dan bermanfaat bagi organisasi, dengan ketentuan bahwa peraturan tersebut tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini.

Pasal 17

Wewenang

1. Badan Pengurus wajib menjunjung tinggi dan menjalankan peraturan-peraturan dalam Anggaran Dasar ini serta melakukan segala daya upaya untuk terwujudnya maksud dan tujuan dari organisasi;

2. Ketua dan Sekretaris Jendral mewakili Badan Pengurus dan karenanya mewakili organisasi baik di dalam maupun luar pengadilan, tentang segala hal dan dalam segala kejadian, mengikat organisasi dengan pihak lain, dan menjalankan segala tindakan baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan yangg berkaitan dengan organisasi;

3. Setiap penggunaan uang atas nama organisasi, kerjasama dan segala urusan lain yang berkenaan dengan keuangan harus disetujui oleh Ketua dan Sekretaris Jendral;

4. Penyelenggaraan surat menyurat dilaksanakan oleh Ketua dan Sekretaris Jendral dan akan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga;

5. Badan Pengurus berkewajiban mengatur segala keperluan dalam pedoman kerja terhadap semua hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini dan berguna untuk mencapai maksud dan tujuan organisasi selama tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar;

6. Pembagian pekerjaan antara Anggota Badan Pengurus akan ditetapkan lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 18

RAPAT BADAN PENGURUS

1. Badan Pengurus wajib mengadakan Rapat sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sekali atau setiap waktu jika dianggap perlu oleh Ketua dan Sekretaris Jendral atau apabila hal tersebut diminta secara tertulis oleh paling sedikit 2 (dua) Bidang Badan Pengurus;

2. Panggilan Rapat dilakukan secara tertulis dan disampaikan kepada yang bersangkutan sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum tanggal Rapat;

3. Di dalam semua Rapat, Ketua yang memimpin dan Sekretaris Jendral yang menjadi Notulen Rapat dan mengatur jalannya rapat;

4. Suatu Rapat Badan Pengurus adalah sah apabila Rapat tersebut dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah anggota Badan Pengurus, terkecuali apabila Rapat telah dilakukan pengunduran sebanyak 2 (dua) kali karena tidak memenuhi ½ (satu per dua) dari Anggota Badan Pengurus yang hadir, maka rapat untuk yang ke 3 (tiga) kali dianggap sah walaupun tidak memenuhi ½ (satu per dua) dari Anggota Badan Pengurus yang hadir;

5. Kecuali ditetapkan lain secara tegas dalam Anggaran Dasar ini, semua keputusan diambil dengan musyawarah untuk mufakat apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai diambil dengan suara yang terbanyak seperti biasa dan bilamana suara yang setuju dan tidak setuju sama banyaknya, maka Ketua dan Sekretaris Jendral yang akan memutuskan;

6. Dalam setiap Rapat Badan Pengurus, setiap Anggota Badan Pengurus berhak memberikan 1 (satu) suara;

7. Anggota-anggota Dewan Penasihat dapat menghadiri tiap-tiap Rapat Badan Pengurus dan dalam Rapat tersebut berhak untuk memberikan saran-saran dan/atau pengarahan-pengarahan seperlunya;

8. Risalah Rapat Badan Pengurus dibuat oleh Sekretaris Jenderal.

BAB VIII

DEWAN PENASIHAT

Pasal 19

1. Apabila dipandang perlu, Badan Pengurus dapat menunjuk seorang atau beberapa orang yang mempunyai kualifikasi dan kompetensi dibidang yang bersesuaian dengan maksud dan tujuan organisasi sebagai Anggota Dewan Penasihat;

2. Hal-hal lain sehubungan dengan Dewan Penasihat apabila dipandang perlu, dapat diatur lebih jauh di dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB IX

TAHUN BUKU

Pasal 20

1. Tahun buku organisasi ini berjalan dari tanggal 1 (satu) Januari sampai dengan tanggal 31 (tiga puluh satu) Desember;

Pada akhir bulan Desember tiap-tiap tahun, buku-buku organisasi harus ditutup, untuk pertama kalinya buku organisasi dimulai pada tanggal dari Anggaran Dasar ini dan ditutup pada tanggal 31-12-2011 (tiga puluh satu Desember dua ribu sepuluh);

2. Selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan sesudah penutupan buku-buku tersebut, oleh Badan Pengurus harus dibuat suatu perhitungan tentang pengeluaran dan pemasukan selama tahun buku yang lampau;

3. Perhitungan tersebut disertai surat-surat pertanggung jawaban dari yang bersangkutan, berikut laporan tahunan, harus segera disampaikan dalam Rapat Badan Pengurus yang khusus diadakan untuk dimintakan persetujuan dan pengesahannya;

4. Pengesahan dari penghitungan dan pertanggungjawaban tersebut oleh Badan Pendiri berarti memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya kepada Badan Pengurus atas segala tindakan dan perbuatannya selama tahun buku yang bersangkutan.

BAB X

PERUBAHAN DAN PEMBUBARAN

Pasal 21

Perubahan

1. Keputusan untuk merubah dan/atau menambah peraturan dalam Anggaran Dasar atau untuk membubarkan organisasi ini hanyalah sah jikalau diambil dalam suatu Rapat Badan Pegurus dan Dewan Penasihat;

2. Rapat dimaksud pada ayat 1 (satu) di atas dipimpin oleh Ketua dan didampingi oleh Sekretaris Jendral sebagai Notelen dan yang mengatur jalannya rapat;

3. Rapat Badan Pengurus dan Dewan Penasihat yang dimaksud pada ayat 1 (satu) adalah sah apabila dihadiri atau diwakili oleh sekurang-kurangnya lebih dari ½ (satu per dua) anggota Badan Pengurus dan Dewan Penasihat, dan putusan adalah sah bila disetujui oleh sekurang-kurangnya oleh lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah;

Pasal 22

Pembubaran

Keputusan untuk membubarkan hanya dapat diambil oleh Rapat Badan Pengurus dan Dewan Pendiri, apabila ternyata dengan pasti bahwa kondisi organisasi ini telah sedemikian rupa sehingga dengan itu tidak mungkin lagi untuk mencapai dan mewujudkan maksud dan tujuan dengan mengindahkan ketentuan-ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat 3 (tiga) Anggaran Dasar ini.

BAB XI

LIKUIDASI

Pasal 23

  1. Apabila organisasi ini dibubarkan, maka likuidasinya dilakukan oleh Badan Pengurus
  2. Badan Pengurus diwajibkan menyelesaikan semua utang-piutang dan sisa kekayaan jikalau ada akan diberikan kepada badan atau perkumpulan yang bersifat sosial.

BAB XII

PERATURAN PENUTUP

Pasal 24

1. Semua hal yang tidak atau tidak cukup diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga, peraturan-peraturan, pelaksanaan dan/atau pasal-pasal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini dan membuat serta menyusun peraturan yang diperlukan dan bermanfaat bagi organisasi, dengan ketentuan bahwa peraturan tersebut tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini;

2. Susunan Badan Pengurus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 Anggaran Dasar ini, akan dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Badan Pengurus yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Jendral;

3. Anggaran Dasar ini dibuat oleh Tim Perumus dari Badan Pengurus, organisasi dan ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Jendral;

 


Ditetapkan di Jakarta,

Pada tanggal 06 Oktober 2011

 


Ketua  Sekjen

Add comment


Security code
Refresh

Jam

Calendar

October 2014
SMTWTFS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031

Ads on: Special HTML

Ads on: Special HTML

Saran & Kritik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday49
mod_vvisit_counterYesterday32
mod_vvisit_counterThis week149
mod_vvisit_counterLast week271
mod_vvisit_counterThis month49
mod_vvisit_counterLast month1147
mod_vvisit_counterAll days137130

Newsflash

sma n 24 jakarta a.k.a basecamp 24 adalah sekolah negri yg terbilang berkualitas pada saat itu, tapi sebagai sekolah sma nengri mayoritas siswanya pemberani semua karna, terbentuk oleh lingkungan yg berdeketan dengan rel kereta api dan jalan utama tempat lalu lalang sekolah lain....

 

Share Artikel